- BERITA UMUM

ANGGOTA PASKIBRAKA NASIONAL CUMA 8 ORANG

Pada tahun-tahun sebelumnya, seperti pada tahun 2019, jumlah anggota Paskibraka berjumlah 68 orang, namun sangat berbeda di tahun 2020 ini, yakni jumlah anggota Paskibraka dibatasi hanya delapan orang saja. Delapan anggota paskibraka tersebut adalah:

  1. Indrian Puspita Rahmadhani (SMAN 1 Bireuen, Aceh),
  2. I Gusti Agung Bagus Kade Sanggra Wira Adhita (SMAN 1 Mendoyo, Bali),
  3. Sudrajat Prawijaya (SMAN 4 Rejang Lebong, Bengkulu),
  4. Muhammad Arief Wijaya (SMAN 2 Kendari, Sulawesi Tenggara),
  5. Muhammad Asri Maulana (SMAN 1 Kandangan Kab HSS, Kalimantan Selatan),
  6. Sylvia Kartika Putri (SMA Sawasta Kartika 1-4 Pematang Siantar, Sumatera Utara),
  7. Dhea Lukita Andriana (SMAN 1 Ngunut Tulungagung, Jawa Timur),
  8. Muhammad Adzan (MAN 2 Kota Bima, NTB).
Foto: BPMI Setpres/Rusman
Foto: BPMI Setpres/Rusman : Dipublikasikan pada Minggu, 9 Agustus 2020 11:20 WIB

Dikutip dari Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden

Pandemi Covid-19 menjadikan latihan yang dilalui oleh para anggota Paskibraka 2020 terasa berbeda. Mulai dari jumlah anggota yang berkurang hingga aktivitas pelatihan yang harus berdisiplin tinggi terhadap protokol kesehatan untuk keselamatan dan kenyamanan bersama.

Muhammad Adzan, asal Madrasah Aliyah Negeri 2 Kota Bima, Nusa Tenggara Barat,  tetap merasa senang walau pun kondisinya tidak seperti tahun lalu sebab sebelumnya dia beranggapan bahwa menjadi anggota paskibraka itu merupakan kesempatan sekali seumur hidup.

Hal serupa diungkapkan koordinator Pelatih Paskibra Mayor Infantri Suswan, bahwa dirinya tetap senang dan gembira meskipun adanya covid-19 sangat menghambat proses latihan, dimana dirinya harus slelau menjaga jarak dan menggunakan alat-alat protokol kesehatan.

Indrian Puspita Rahmadhani, salah satu anggota Paskibraka asal SMAN 1 Bireuen, Aceh, yang ditemui Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden saat melaksanakan latihan di Cibubur, Jakarta Timur, mengatakan bahwa suasana pemusatan latihan tahun ini berbeda dari tahun sebelumnya, dimana jika tahun lalu setiap bangun jam lima lalu melakukan pemanasan bersama-sama, namun kali ini pemanasan dilakukan sendiri-sendiri dan menjaga jarak 2 meter..

“Kalau latihan yang pasti jauh berbeda dari tahun lalu. Dulu bangun jam lima terus peregangan (pemanasan) sama-sama. Kali ini peregangan sendiri-sendiri, terus jaga jarak dua meter,” ucap Indri yang telah memulai pemusatan latihan di Cibubur sejak 6 Agustus 2020 lalu.

Jumlah anggota Paskibraka pada tahun ini juga dibatasi menjadi delapan orang dari yang tahun sebelumnya berjumlah 68 orang.

Namun, Indri, sapaan akrabnya, mengatakan tetap merasa senang dan bangga dapat kembali dipercaya untuk menjalankan tugas negara meski dengan suasana yang serba berbeda.

“Pastinya senang karena terpilih dua kali. Enggak menyangka, kok bisa Paskibraka nasional dua kali terpilihnya. Pasti harus waspada juga karena keadaannya lagi begini,” tuturnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Sylvia Kartika Putri yang merupakan perwakilan asal SMA Swasta Kartika I-4, Pematang Siantar, Sumatera Utara. Menurutnya, latihan kali ini memang terasa berbeda dari yang biasanya ramai menjadi hanya delapan orang saja.

Selain itu, selama pelatihan berlangsung, ia bersama rekan-rekan lainnya juga harus berdisiplin menjalankan protokol kesehatan.dimana “Latihan dimulai dari jam tujuh pagi dengan tetap menggunakan masker, face shield, sarung tangan, dan tetap jaga jarak.,”.

Sylvia juga menyatakan kesiapannya untuk kembali mengemban tugas di Istana Merdeka pada 17 Agustus 2020 mendatang. Ia akan memberikan yang terbaik agar pelaksanaan pengibaran dan penurunan bendera Merah Putih dapat terlaksana dengan­ sempurna.

“Harapan saya bisa menyukseskan pengibaran dan penurunan bendera dan bisa juga menjadi contoh yang baik buat adik-adik yang ingin mencoba tahun depan,” ujarnya.

(BPMI Setpres)

Sumber : https://www.presidenri.go.id/siaran-pers/paskibraka-2020-berlatih-dengan-terapkan-protokol-kesehatan-ketat/

Facebook Comments
Bagikan Info SMANSABO

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *