Kamis, Juli 29Semoga hari ini lebih baik dari hari kemarin
Shadow

SASTRA

TEMBANG MACAPAT

TEMBANG MACAPAT

SASTRA
Macapat (bahasa Jawa: ꦩꦕꦥꦠ꧀) adalah tembang atau puisi tradisional Jawa. Setiap bait macapat mempunyai baris kalimat yang disebut gatra, dan setiap gatra mempunyai sejumlah suku kata (guru wilangan) tertentu, dan berakhir pada bunyi sajak akhir yang disebut guru lagu. Macapat dengan nama lain juga bisa ditemukan dalam kebudayaan Bali, Sasak, Madura, dan Sunda. Selain itu macapat juga pernah ditemukan di Palembang dan Banjarmasin. Biasanya macapat diartikan sebagai maca papat-papat (membaca empat-empat), yaitu maksudnya cara membaca terjalin tiap empat suku kata. Namun ini bukan satu-satunya arti, penafsiran lainnya ada pula. Macapat diperkirakan muncul pada akhir Majapahit dan dimulainya pengaruh Walisanga, tetapi hal ini hanya bisa dikatakan untuk situasi di Jawa Tengah. Sebab, di Jawa Ti...
Sajak Frasa untuk Kata

Sajak Frasa untuk Kata

SASTRA
Hampir tak ada jeda... pada frasa, kata bahkan kalimat yang mendera ingin aku lanjutkan frasa dan kata tapi... aku terjebak dalam metafora asa runtuh aku dalam gelap kontempelasi  sajak pada sunyi di tengah belantara paragraf yang membentang untuk meraih hidup yang terwacana dari untaian titik yang belum sempat terselesaikan..